Showing posts with label Momen. Show all posts
Showing posts with label Momen. Show all posts

02 May 2010

National Education Day

Tanggal 2 Mei, tak terasa menyapa lagi.

Terimakasih kepada seluruh guru, pengajar, yang telah mengabdi untuk Indonesia tercinta. Kalian adalah pahlawan. Kalian adalah pemimpin. Kalin adalah panutan.


***___
Untuk kali ini, aku cuma punya dua keinginan untuk Hari Pendidikan.
1. Biaya sekolah tak harus mahal. MAHAL berarti Pendidikan secara tidak langsung MEMBUNUH harapan orang yang berpendapatan menengah ke bawah.

2. Perekrutan menjadi PNS-Guru, tak harus dimulai dengan uang, koneksi, orang dalam.

15 February 2010

I'm a Winner

Akhirnya, aku menang juga lomba review Curhat Setan, dari gagasmedia. Aku nggak tahu, harus ngomong apa yang pasti, aku seneng buanget! Hehehehe…

Nih: info lengkapnya: aku ambil dari alamat: http://blog.gagasmedia.net


Guyz, ini dia kabar terbaru dari Tuan Setan, ternyata setelah bingung memilih curhat-curhat yang isinya bagus semua, dia berhasil memilih curhat paling cihuy.

Ini dia kategori Curhat Terbaik Versi Tuan Setan dan Para Juri:
kategori Facebook: Rifki Ape
kategori blog: ello aristhosiyoga

Curhat Favorit Versi Tuan Setan dan Para Juri:
Blog:
1. Sinta Nisfuanna
2. Dinar Prisca Putri


Facebook:
1. mohammad deddy triananta suryaatmaja
2. Lucia Dwi Elvira

Pemenang harap mengirimkan alamat surat ke facebook gagasmedia, atau redaksigagasmedia@gmail.com dengan subjek: alamat pemenang curhat setan.

ditunggu kabarnya ya ;).

Setiap pemenang akan mendapatkan

1. Masing-masing satu t-shirt eksklusif Curhat Setan.
2. Diary Book Eksklusif Tuan Setan dari GagasMedia
3. Paket buku keren dari GagasMedia.
4. Block Note keren GagasMedia

Terima kasih

Para Juri:
* Tuan Setan
* Fahd Djibran (penulis buku Curhat Setan)
* Windy Ariestanty (Pemred Gagasmedia)
* Gita Romadhona (Editor Curhat Setan)


Postingan, ini sekaligus pemberitahuan buat pemenang yang lain,

09 December 2009

Hari Anti Korupsi: Demo atau Aksi Damai

Ngeri juga ngeliat News Trans7: Demo Anti Korupsi di Makassar, banyak bentroknya. Sebuah penyampaian aspirasi yang mestinya berjalan baik, berubah mengerikan.

Sebelumnya gue udah baca headline demo terkait korupsi di twitternya BBC_Indonesia, katanya diperkirakan di Jakarta sendiri kurang lebih 3 juta orang turun aksi. Saat nonton news pun, ternyata di Jakarta aksinya cukup aman. Hal ini berarti mematahkan opini Pak SBY yang udah panik duluan. Gitu dong, kalo demo. Jangan anarkis.

Kalau di kota gue (Ambon) demonya lumayan damai, meski gue nggak setuju mereka menduduki World Piece Gong--sebuah monumen situs dunia yang membanggakan di Kota gue.

Tapi dari semua demo, lebih indah aksi damai deh, misalnya dengan pembagian selebaran anti korupsi, atau semacamnya daripada bakar-bakaran, hina-hinaan, atau membeberkan aib, meski sebenarnya demo dengan anarkis bisa jadi alternatif (tergantung sikon).